Radiant Surabaya





Radiant Semarang





Radiant Denpasar
YM!
Shopping cart
0 items
Total: Rp 0,00
Produk Kami

HUMOR (05-11-2015)

Seorang turis dari San Fransisco bepergian ke luar negeri untuk pertama kalinya.

lihat selengkapnya ...

Siapakah Yang Bodoh? (02-11-2015)

Ray mengunjungi temannya yang membuka kios di sebuah pasar. Ketika mereka asik berbincang-bincang

lihat selengkapnya ...

Perilaku Sederhana Tidak Berarti Sepele (12-10-201

Juan bekerja di sebuah pabrik pendistribusian daging. Suatu hari, ia pergi ke ruangan pendingin daging

lihat selengkapnya ...

HUMOR (08-10-2015)

Seorang petani Texas pergi ke Australia untuk berlibur. Di sana ia bertemu dengan patani Australia

lihat selengkapnya ...

Sajak Nenek Tua (21-09-2015)

Seorang nenek tua meninggal di rumah sakit di Skotlandia. Dia hampir tidak mempunyai peninggalan apapun, tapi ketika seorang perawat membenahi barang-barangnya

lihat selengkapnya ...

Testimonials

Adi Sumariata

untuk saat ini saya baru pertama mengganti baterai laptop dengan baterai laptop merk OPTIUM. hasilnya memuaskan dengan harga yang lebih murah namun kualitas tidak kalah dengan baterai original laptop saya. selain itu garansi yang diberikan juga lumayan la

lihat selengkapnya ...

Iwan ( guide recep )

Saya suka pelayanannya yang begitu ramah,,apalagi mbk yg gendut putih itu sdh ramah ,,jg bs nglucu,,semoga pelayanan di Radiant selalu seperti itu..supaya pembeli bisa datang lagi..

lihat selengkapnya ...

i made witana

kualitas barang bagus, pelayanannya cepat dan ramah. good job Radiant RTC Bali

lihat selengkapnya ...

adi tyas

mengapa pada pengisian awal, saat daya batre 10% ketika di charge, kenapa sangat cepat menjadi penuh 100% dan cepat habis lagi (10%). apakah ada kecacatan pada batrenya? padahal saat itu belinya baru..

lihat selengkapnya ...

Adi Cipto Prabowo

walaupun bukan baterai original,tetpi kualitas sama dengan yang original semoga bisa awet dan tahan lama. -OPTIUM- -GOOD- -BATERAI-

lihat selengkapnya ...

Santai Sejenak


HUMOR (06-08-2015)


Seorang pendeta mendapatkan penghormatan saat pensiun setelah selama 25 tahun melakukan pelayanan di sebuah paroki. Seorang pemimpin politikus lokal terpilih untuk melakukan pidato pembukaan saat acara penghormatan itu digelar. Tetapi, politikus itu terlambat, jadi pendeta memutuskan untuk memberikan pidato pembukaan sendiri sementara semua undangan menunggu.
" Saya mendapat kesan pertama saya akan paroki ini dari pengakuan pertama dosa yang pertama kali saya dengar di sini. Saya pikir saya telah ditempatkan di suatu tempat yang sangat buruk. Orang pertama yang mengaku dosa kepada saya telah mengaku kepada saya bahwa ia telah mencuri seperangkat televisi dan ketika ditanya oleh polisi ia berhasil lolos. Ia telah mencuri uang dari orang tuanya, mencuri dari tuannya, berselingkuh dengan istri bosnya, bahkan sekaligus berselingkuh dengan putri bosnya yang berumur 20 tahun. Ia juga mengkonsumsi obat ilegal, pernah menjadi homo dan pernah ditahan karena telanjang di tempat umum. Saya merasa ngeri bagaimana satu orang bisa melakukan begitu banyak hal yang mengerikan. Tetapi setelah hari-hari berlalu, saya mendapati bahwa tidak semua jemaat saya seperti itu, bahkan sebenarnya paroki ini dipenuhi oleh orang-orang baik dan penuh kasih sayang."
Baru saja pendeta selesai bicara, si politisi datang dan minta maaf atas keterlambatannya. Ia segera menuju panggung dan melakukan pidatonya:
"Saya tidak akan pernah melupakan hari pertama pendeta kita datang ke paroki ini," kata si politikus. "Bahkan, saya mendapat kehormatan menjadi orang pertama yang mengaku dosa padanya."


‹‹ Kembali ke Daftar Hiburan